Awan panas guguran Gunung Merapi terlihat meluncurkan awan panas pada Jumat pagi, 25 Juni 2021. Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat aktivitas lebih masif dari Gunung Merapi sepanjang pukul 00.00-06.00 WIB dengan sedikitnya meluncurkan tiga kali awan panas guguran dengan jarak luncur sampai tiga kilometer ke arah tenggara. Foto: BPPTKG

Seorang relawan memantau hujan abu setelah terjadinya guguran awan panas Gunung Merapi, di Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Jumat, 25 Juni 2021. Luncuran awan panas terjauh selama Gunung Merapi berstatus Siaga sejak November tahun lalu ini diikuti pula hujan abu sejumlah titik sekitar Merapi. Foto: BPBD Sleman

Tanaman diselimuti abu akibat hujan abu setelah terjadinya guguran awan panas Gunung Merapi, di Sleman, Jumat, 25 Juni 2021. Data pusat pengendali operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman merinci ada lima titik wilayah terdampak hujan abu akibat aktivitas Merapi Jumat (25/6) pagi ini. Foto: BPBD Sleman

Jok sepeda motor ditutupi abu akibat hujan abu setelah terjadinya guguran awan panas Gunung Merapi, di Sleman, Jumat, 25 Juni 2021. Selain luncuran awan panas, teramati pula lima kali guguran lava pijar ke arah barat daya dan enam kali ke arah tenggara dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter dalam periode pengamatan yang sama, sepanjang dinihari hingga pagi. Foto: BPBD Sleman