Seekor singa peliharaan yang disita bermain dengan seekor anjing saat tiba di rumah dari Pusat Penyelamatan Satwa Liar Phnom Tamao setelah Perdana Menteri Hun Sen memerintahkan pihak berwenang untuk mengembalikan hewan tersebut di Phnom Penh, Kamboja, 5 Juli 2021. Seekor singa peliharaan yang disita pihak berwenang dari sebuah rumah pekan lalu, dipertemukan kembali dengan pemiliknya setelah intervensi pribadi oleh Perdana Menteri Hun Sen. REUTERS/Cindy Liu

Seekor singa peliharaan yang disita bermain dengan seekor anjing saat tiba di rumah dari Pusat Penyelamatan Satwa Liar Phnom Tamao setelah dikembalikan pada pemiliknya di Phnom Penh, Kamboja, 5 Juli 2021. Perdana menteri memerintahkan singa jantan berusia 18 bulan itu dikembalikan dengan syarat pemiliknya membuat kandang yang layak. REUTERS/Cindy Liu

Seekor singa peliharaan yang disita bermain dengan seekor anjing ketika tiba di rumah dari Pusat Penyelamatan Satwa Liar Phnom Tamao di Phnom Penh, Kamboja, 5 Juli 2021. Perdana Menteri Hun Sen mengatakan kasus khusus karena pemiliknya telah memberi makan singa sejak usia muda dan memperlakukannya seperti anggota keluarga. REUTERS/Cindy Liu

Seekor singa peliharaan yang disita berpose dengan pemiliknya, Guo, saat tiba di rumah dari Pusat Penyelamatan Satwa Liar Phnom Tamao setelah di Phnom Penh, Kamboja, 5 Juli 2021. Pihak berwenang mengatakan bahwa memelihara singa sebagai hewan peliharaan adalah ilegal. REUTERS/Cindy Liu

Seekor singa peliharaan saat tiba di rumah dari Pusat Penyelamatan Satwa Liar Phnom Tamao di Phnom Penh, Kamboja, 5 Juli 2021. REUTERS/Cindy Liu