Sosok Sarah Gilbert menjadi perbincangan setelah pembuat vaksin Covid-19 AstraZeneca ini tidak mengambil keuntungan dari hak paten vaksin AstraZeneca, sehingga bisa diproduksi dalam jumlah besar dengan harga murah. Foto : John Lawrence/REX/Shutterstock

Sarah Gilbert merupakan seorang ahli vaksin Inggris dan Profesor Vaksinologi di Universitas Oxford mendapatkan standing applause dari seluruh penonton turnamen tenis Wimbledon saat pertandingan antara Novak Djokovic melawan Jack Draper pada 28 Juni 2021. Foto : : John Lawrence/REX/Shutterstock

Dilansir BBC, Sarah Gilbert merupakan seorang profesor yang bertugas memimpin tim peneliti vaksin dari Universitas Oxford yang bermitra dengan AstraZeneca. Sarah Gilbert memimpin tim berisikan 300 anggota yang berhasil menunjukkan kemajuan bahwa vaksin bekerja dengan aman dan berfungsi untuk melawan Covid-19. Foto : Theguardian.com

Melansir Reuters, "Saya ingin buang jauh-jauh gagasan itu (mengambil hak paten penuh), agar kita bisa berbagi kekayaan intelektual dan siapa pun bisa membuat vaksin mereka sendiri," tutur Sarah Gilbert. Foto : UNIVERSITY OF OXFORD

Sarah Gilbert lahir di Northamptonshire, Inggris, yang memulai karirnya melalui pendidikan bidang Biologi di University of East Anglia yang akhirnya menjabat sebagai profesor di Universitas Oxford pada tahun 1994. Telegraph.co.uk