Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telahh berhasil menguji sistem S-500 Prometheus canggih yang dikembangkan untuk mencegat pesawat dan rudal. Sistem pertahanan permukaan ke udara S-500 dirancang untuk menjatuhkan pesawat dan rudal musuh hingga ketinggian 125 mil. Foto : Kementerian Pertahanan Rusia

Sistem pertahanan permukaan ke udara S-500 menembakan yang berhasil mengenai target balistik berkecepatan tinggi di Kapustin Yar dekat Laut Kaspia. Rudal ini dipandu oleh sistem pelacakan radar canggih di kendaraan kedua di darat. DW.com

Rudal 77N6-N baru yang ditembakan dari sistem pertahanan permukaan ke udara S-500 dilaporkan dapat mencapai target yang melaju dengan kecepatan lebih dari 11.000 mph atau tiga mil per detik. S-500 dapat menyerang rudal balistik musuh pada jarak hingga 375 mil dan pesawat pada jarak sekitar 310 mil. Caspiannews.com

Melansir The Sun, Mayor Jenderal Babakov, komandan pasukan pertahanan rudal Rusia, mengatakan "Sistem pertahanan udara S-500 mampu menghancurkan senjata hipersonik dari semua modifikasi, termasuk di ruang dekat, selain target aerodinamis dan balistik, yang memungkinkan untuk katakan dengan yakin bahwa sistem ini unik." Foto : Sputnik

Vladimir Putin baru-baru ini mengatakan dia mengharapkan S-500 akan segera dikerahkan, mungkin tahun ini. "Selanjutnya adalah pengiriman kompleks S-500 ke pasukan, yang tesnya sudah berhasil diselesaikan," ungkapnya. Foto : Sputnik