Kementerian Pertahanan Republik Indonesia kembali menerima kiriman dua unit Helikopter Bell 412EPI yang keempat dan kelima dari PTDI. Helikopter medium multi-role tersebut akan dioperasikan oleh Skadron-11 Serbu Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad). Bellflight.com

Dua helikopter Bell 412EPI tersebut merupakan unit keempat dan kelima dari total sembilan yang dipesan Kementerian Pertahanan dengan kontrak senilai 183 juta dolar AS (Rp 2,6 Triliun) yang ditandatangani pada Desember 2018. Kesembilan helikopter tersebut dibuat oleh Bell Helicopters Textron di AS, dan dikirim ke PTDI untuk disesuaikan sesuai kebutuhan TNI-AD. Bellflight.com

Helikopter Bell 412EPI memiliki kemampuan Single Pilot IFR (SPIFR) dengan 4-axis stability and control. Sistem Avionics Helikopter Bell 412EPI sangat mudah disesuaikan dan dikonfigurasi untuk berbagai kebutuhan operasi dan customizing. Bellflight.com

Kemampuan payload helikopter Bell 412EPI adalah 5.534 kg, dengan kapasitas bahan bakar 1.251 liter pada kecepatan jelajah 235 km per jam dan dapat terbang sejauh 687 km selama 4 jam, dengan perhitungan helikopter terbang dengan payload 4.309 kg. PTDI

Helikopter Bell 412EPI mampu mengangkut 15 orang dengan rincian, 1 pilot dan 14 penumpang. Helikopter ini dilengkapi mesin Pratt & Whitney PT6T-9 Twin Pac, dengan tenaga take-off 13 persen lebih besar dibanding jenis mesin Bell-412EP. Bellflight.com

Senjata yang ada di helikopter Bell 412EPI, merupakan Gatling Gun jenis Minigun M134D hasil kerjasama dengan Dillon Aero. Bellflight.com