Cina Airshow 2021 menampilkan sejumlah alutsista tercanggihnya salah satunya adalah drone hipersonik Wuzhen 8 atau WZ-8 yang mempunyai kecepatan lebih dari Mach 5. Drone hipersonik ini pertama kali muncul pada Parade Militer Hari Nasional Republik Rakyat Cina, 1 Oktober 2019 lalu. Twitter

Drone hipersonik WZ-8 memiliki kemampuan seperti A-12 dan SR-71 Amerika, MiG-25R Soviet dan program SR-72 Amerika yang dimaksudkan untuk terbang dengan kecepatan dan ketinggian ekstrim di atas wilayah musuh guna memberikan intelijen umum dan penargetan serta data posisi musuh. Weibo

Drone hipersonik WZ-8 yang dilengkai dengan mesin ramjet yang mampu mencapai kecepatan maksimum antara Mach 6 dan Mach 7. Dengan kecepatan ini drone hipersonik WZ-8 hampir tidak mungkin untuk menembak jatuh pertahanan musuh dimana saat ini rudal udara ke udara jarak jauh Barat seperti AIM-120 dan Meteor tidak mampu mencapai kecepatan Mach 5. Weibo

Drone hipersonik WZ-8 memiliki panjang 11 m, rentang sayap 6 m dan tinggi 3 m mampu mencapai ketinggian terbang maksimum pada 30.500 m. Drone ini menggunakan mesin berbahan bakar cair dan oksidator dengan daya yang relatif rendah, denan mesin semacam itu, mampu beroperasi secara independen dari oksigen atmosfer, digunakan pada kendaraan peluncuran dan pesawat ruang angkasa. Weibo

Drone hipersonik WZ-8 dapat memberikan data penargetan ke aset perburuan kapal terkemuka PLA, memandu berbagai macam rudal dari DF-21D berbasis darat. Rudal balistik ke kapal meluncurkan rudal jelajah YJ-100 untuk menyerang target mereka dengan presisi. Weibo