Kementerian Pertahanan RI menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk pemesanan dua pesawat Airbus A400M untuk TNI AU dalam Dubai Airshow 2021. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menilai Airbus A400M yang merupakan pesawat multi-peran ini dapat meningkatkan kemampuan taktis udara ke udara TNI AU. REUTERS

Airbus A400M merupakan pesawat angkut militer jarak menengah yang mampu bersaing dengan pesawat Lockheed Martin C-130 Hercules dan TRANSALL C-160. Airbus A400M diperkuat dengan mesin empat turboprop. REUTERS

Pesawat dengan daya jelajah 8.900 km ini memiliki tiga kemampuan utama yakni pengangkutan taktis, pengangkutan strategi, dan juga pengisian bahan bakar di udara. Untuk pengangkutan strategis, Airbus menyebut A400M dapat mengangkut barang-barang dan alat logistik yang berat dan berdimensi lebar dengan beban maksimal hingga 37 ton. REUTERS

Airbus A400M milik berbagai negara diketahui beberapa kali dipakai untuk mengirim bantuan korban bencana di Indonesia. Seperti pada Agustus 2018, pesawat milik Prancis mengangkut bantuan untuk korban gempa Lombok. Selain itu, milik Malaysia menjalankan misi bantuan terkait gempa dan tsunami di Palu pada Oktober 2018. ANTARA

Menurut Airbus, A400M merupakan pesawat angkut besar pertama yang mampu mengangkut beban berat seperti truk bahan bakar dan ekskavator serta makanan, pakaian, dan perbekalan kesehatan menggunakan landasan pacu yang rusak dan pendek dalam misi bantuan korban gempa dan tsunami di Palu. Dok. Airbus

Meski telah memesan dua unit Airbus A400M, namun Prabowo juga memiliki rencana untuk menambah unit pesawat tersebut di masa depan. Prabowo dikabarkan berencana memboyong empat pesawat A400M tambahan di masa depan untuk misi pemadaman api dari udara. REUTERS