Cina telah membuat perubahan signifikan pada Komando Teater Timur yang mengawasi Taiwan dan Laut China Timur, setelah Taiwan melantik "pesawat tempur paling canggih", F-16 Viper. Jet tempur J-7E China baru-baru ini digantikan oleh J-10C modern. Foto : Twitter

Sembilan jet tempur J-7E baru-baru ini meninggalkan pangkalan udara di timur Provinsi Guangdong China Selatan, digantikan oleh jet tempur J-10C yang dikembangkan di dalam negeri. Foto : Chinamil.com.cn

J-10C adalah varian J-10 yang paling kuat dan dilengkapi dengan radar AESA modern dan kemampuan untuk membawa rudal udara-ke-udara jarak jauh PL-15. J-10C, yang telah beroperasi dengan beberapa unit Angkatan Udara PLA lainnya, satu setengah generasi lebih maju daripada J-7E. Foto : Twitter

Pengumuman commissioning batch baru J-10C datang setelah commissioning sayap tempur pertama jet tempur F-16V buatan AS di Taiwan. Media di pulau Taiwan mengklaim bahwa F-16V dapat menghadapi pesawat siluman J-20 PLA, yang merupakan jet tempur berat generasi kelima. Foto : Twitter

Pengoperasian lebih banyak J-10C akan semakin memperlebar kesenjangan kekuatan di Selat Taiwan. Selain pesawat tempur J-10C, Angkatan Udara Komando Teater Timur PLA sebelumnya telah menerima pengiriman pesawat tempur canggih J-16. Foto : Twitter