Pengungsi terdampak erupsi Gunung Semeru beristirahat di Gedung Sekolah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Ahad, 5 Desember 2021. BPBD Jawa Timur mencatat sebanyak 1.250 warga dari 2 kecamatan di Lumajang terpaksa mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Petugas memeriksa kesehatan pengungsi terdampak erupsi Gunung Semeru di gedung sekolah yang menjadi tempat pengungsian di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Ahad, 5 Desember 2021. Erupsi Gunung Semeru terjadi pada Sabtu sore. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Pengungsi terdampak erupsi Gunung Semeru beristirahat di Gedung Sekolah di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Ahad, 5 Desember 2021. Hingga Ahad sore, sudah ditemukan 14 orang tewas dalam bencana ini. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Menteri Sosial Tri Rismaharini (tengah) meninjau dapur umum korban letusan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Ahad, 5 Desember 2021. Dalam kunjungannya Mensos memantau kebutuhan yang dibutuhkan bagi warga terdampak erupsi. ANTARA/Seno

Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan) meninjau dapur umum korban letusan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Ahad, 5 Desember 2021. Risma juga meminta warga yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Gunung Semeru untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman saat hujan deras. ANTARA/Seno