Warga berada di dalam tenda pengungsian darurat pascagempa berkekuatan magnitudo (M) 7,5 di Desa Lambego, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis, 16 Desember 2021. Basarnas Sulawesi Selatan mencatat sekitar 850 jiwa mengungsi akibat gempa bumi yang terjadi pada Selasa, 14 Desember 2021 lalu. ANTARA/BASARNAS

Warga berada di dalam tenda pengungsian darurat pascagempa berkekuatan magnitudo (M) 7,5 di Desa Lambego, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis, 16 Desember 2021. Warga yang mengungsi berasal dari empat desa yaitu Desa Lambego, Lamantu, Majapahit dan Desa Lagundi Pasimarannu. ANTARA/BASARNAS

Sejumlah warga berada di tenda pengungsian darurat di pegunungan pascagempa berkekuatan magnitudo 7,5 skala richter di Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu, 15 Desember 2021. Sebagian warga masih memilih mengungsi karena rumahnya rusak dan khawatir terjadinya gempa susulan. ANTARA/BASARNAS

Sejumlah warga mengungsi di pegunungan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,4 di Desa Sambali, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu, 15 Desember 2021. ANTARA/BASARNAS

Warga memotret rumah yang roboh akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,5 di Desa Lambego, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis, 16 Desember 2021. ANTARA/BASARNAS