Suasana RSDC Wisma Atlet Kemayoran setelah ditemukannya kasus Covid-19 varian Omicron, di Jakarta, Jumat, 17 Desember 2021. RSDC Wisma Atlet Kemayoran memberlakukan lockdown menyusul temuan virus Corona varian Omicron yang menyerang seorang petugas kebersihan di tempat itu. TEMPO/Muhammad Hidayat

Suasana RSDC Wisma Atlet Kemayoran setelah ditemukannya kasus Covid-19 varian Omicron, di Jakarta, Jumat, 17 Desember 2021. Koordinator humas RSDC Wisma Atlet Kolonel Mintoro Sumego mengatakan, dengan adanya lockdown ini, pihaknya masih mempertimbangkan menerima pasien Covid-19 melalui pembatasan yang ketat. TEMPO/Muhammad Hidayat

Suasana RSDC Wisma Atlet Kemayoran setelah ditemukannya kasus Covid-19 varian Omicron, di Jakarta, Jumat, 17 Desember 2021.Lockdown di RSDC Wisma Atlet akan mulai berlaku per hari ini sampai tujuh atau sepuluh hari kedepan. TEMPO/Muhammad Hidayat

Suasana RSDC Wisma Atlet Kemayoran setelah ditemukannya kasus Covid-19 varian Omicron, di Jakarta, Jumat, 17 Desember 2021. Selama lockdown, maka pasien di RS Wisma Atlet yang sudah sembuh akan tertunda kepulangannya. TEMPO/Muhammad Hidayat

Suasana RSDC Wisma Atlet Kemayoran setelah ditemukannya kasus Covid-19 varian Omicron, di Jakarta, Jumat, 17 Desember 2021. Berdasarkan data per Jumat (17/12) pukul 08.00 WIB, total pelaku perjalanan yang sedang menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan mencapai 5.436 orang atau 93,79 persen dari total kapasitas karantina 5.796 orang. TEMPO/Muhammad Hidayat

Suasana RSDC Wisma Atlet Kemayoran setelah ditemukannya kasus Covid-19 varian Omicron, di Jakarta, Jumat, 17 Desember 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat