USyd dan Hypersonix tengah membangun pesawat luar angkasa bertenaga hidrogen yang disebut Delta Velos, dengan tujuan menempatkan satelit ke orbit. Pesawat luar angkasa itu disebut Delta Velos dan ditenagai oleh empat mesin scramjet berbahan bakar hidrogen, yang memungkinkan propulsi netral karbon. Foto : Hypersonix

Delta Velos dalah kendaraan tak berawak, terlihat seperti persilangan antara peluru dan anak panah dalam konsep seni. Delta Velos adalah kendaraan peluncuran yang dimaksudkan untuk menyebarkan satelit kecil ke orbit Bumi rendah (LEO), yang dapat berakselerasi ke kecepatan tertinggi Mach 12 dan mendarat dengan mudah. Foto : Hypersonix

Pesawat luar angkasa Delta Velos dirancang untuk mampu mencapai kecepatan Mach 5 (6.174kph) dan Mach 10 (12.348kph) yang semuanya dengan uap air. Kendaraan peluncuran bertenaga hidrogen ini diharapkan memiliki jangkauan lebih dari 1.550 mil (2.500 km). Foto : Hypersonix

Proyek pesawat luar angkasa Delta Velos akan memulai produksi pada awal 2022, dengan Hypersonix mengerjakan beberapa kendaraan konsep bukti yang lebih kecil untuk menunjukkan kemanjuran kendaraan tersebut. Foto : Hypersonix

Hypersonix bermaksud untuk membangun beberapa prototipe pesawat Delta Velos bersama dengan University of Sydney dan mendemonstrasikannya pada tahun 2023. Foto : Hypersonix