ABK KRI Kakap-811 bersiap memasangkan tali penambat dari atas dek di Pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, 28 Oktober 2021. Sebagai satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengedarkan uang rupiah di seluruh wilayah NKRI, Bank Indonesia (BI) menggelar Ekspedisi Kas Keliling di sejumlah pulau Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO

Sejumlah anggota Yonarmed-19/Bogani yag tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer) berpatroli di Tugu Nol Kilometer Pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, 28 Oktober 2021. Ekspedisi ke Pulau Kabaruan, Lirung, Beo dan Pulau Miangas yang berbatasan langsung dengan Perairan Filipina tersebut, merupakan upaya BI Sulut untuk memastikan mata uang rupiah beredar dan digunakan di seluruh wilayah NKRI, dari pusat perkotaan hingga ke ujung negeri. ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO

ABK KRI Kakap-811 melakukan peran pemanduan saat mendekati Pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, 28 Oktober 2021. BI menggandeng TNI AL untuk melakukan Ekspedisi Kas Keliling. Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII yang berkedudukan di Manado menyiapkan KRI Kakap-811 yang merupakan unsur kapal patroli, sebagai transportasi utama tim ekspedisi juga sebagai unsur pengamanan. ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO

ABK KRI Kakap-811 melakukan pengamanan dan pengawalan ketat Tim Kas Keliling Bank Indonesia (BI) di Pulau Kabaruan, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, 28 Oktober 2021. Wilayah kepulauan di Kabupaten Talaud tergolong rawan, terutama Pulau Miangas yang secara geografis sangat terisolir dengan pulau lainnya dan lebih dekat jaraknya ke Filipina. Pulau berpenduduk sekitar 700 jiwa tersebut, mayoritas warganya adalah nelayan, sebagian lagi petani kebun dan hanya beberapa orang saja sebagai ASN. Pelintas batas ilegal serta perdagangan antar warga maupun nelayan ilegal kerap terjadi. ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO

Sejumlah pegawai BI melakukan penghitungan uang di Pulau Kabaruan, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, 28 Oktober 2021. Kegiatan penukaran uang dilakukan bekerja sama dengan Bank Sulutgo dan BRI dengan mekanisme whole sale, dimana pihak bank mengumpulkan uang dari masyarakat untuk ditukarkan. Penukaran uang tidak dilakukan langsung ke masyarakat untuk mengurangi kontak langsung, mengurangi kerumunan massa dan mengantisipasi penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO

Pegawai Bank Indonesia (BI) memperlihatkan uang rupiah pecahan lima puluh ribu saat sosialisasi cara mengidentifikasi uang palsu di Miangas, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, 28 Oktober 2021. Tidak hanya melakukan penukaran uang, BI juga melaksanakan penyerahan bantuan sosial kepada kelompok-kelompok masyarakat, serta sosialisasi cinta bangga paham (CBP) Rupiah bagi masyarakat umum serta siswa-siswi sekolah. BI juga memperkenalkan fungsinya sebagai bank sentral, menyosialisasikan cara mengidentifikasi uang asli untuk mencegah beredarnya rupiah palsu di masyarakat yang tinggal di wilayah 3T. ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO



Selengkapnya