Puluhana anak- anak yang tinggal di bantaran Kanal Banjir Timur ini mengikuti pembelajaran bersama komunitas Satoe Atap di jalan Kelinci, Semarang, 2 Mei 2015. Tempo/Budi Purwanto

Sejumlah anak-anak yang tinggal di bantaran Kanal Banjir Timur berjoget bersama anggota komunitas Satoe Atap di jalan Kelinci, Semarang, 2 Mei 2015. Tempo/Budi Purwanto

Sebanyak 50 anak miskin yang tinggal di bantaran Kanal Banjir Timur diajak menari seusai belajar oleh komunitas Satoe Atap di jalan Kelinci, Semarang, 2 Mei 2015. Tempo/Budi Purwanto

Dua anak-anak yang tinggal di bantaran Kanal Banjir Timur membaca buku tuntunan shalat yang dikelola oleh komunitas Satoe Atap di Semarang, 2 Mei 2015. Sebanyak 50 anak miskin dan anak jalanan secara rutin mengikui pembelajaran oleh komunitas tersebut. Tempo/Budi Purwanto

Seorang anak yang tinggal di bantaran Kanal Banjir Timur ini menyelesaikan tugas mewarnai didampingi oleh anggota komunitas Satoe Atap di Semarang, 2 Mei 2015. Tempo/Budi Purwanto

Anggota komunitas Satoe Atap mengajarkan anak-anak yang tinggal di bantaran sungai dan anak jalanan di Jalan Kelinci, Semarang, 2 Mei 2015. Mereka sukarela memberikan berbagai macam pelajaran sekolah bagi anak-anak. Tempo/Budi Purwanto