Minggu, 19 Agustus 2018

Pekerja memikul panen kulit kina di pabrik kina Bukit Unggul, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 23 Juni 2016. TEMPO/Prima Mulia

Pabrik pengolah kulit kina Bukit Unggul, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 23 Juni 2016. Pabrik pengolah tepung kina di lembah Gunung Bukit Tunggul dan Palasari ini menjadi pabrik tertua dan satu-satunya di Indonesia sejak kina dikembangkan Hindia Belanda di abad XIX. TEMPO/Prima Mulia

Pekerja membalik kulit kina basah saat dijemur di pabrik kina Bukit Unggul, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 23 Juni 2016. Tepung kina lokal hanya bisa memasok sekitar 5 persen kebutuhan dimana sisanya harus diimpor. TEMPO/Prima Mulia

Pekerja menjemur kulit kina basah di pabrik kina Bukit Unggul, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 23 Juni 2016. Dataran tinggi Bandung pernah menjadi produsen kina terbesar di dunia hingga masa Perang Dunia II yang memasok 90 persen kebutuhan dunia. TEMPO/Prima Mulia

Pekerja memeriksa mesin pemanggang kulit kina di pabrik kina Bukit Unggul, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 23 Juni 2016. TEMPO/Prima Mulia

Pekerja karung tepung kina di pabrik kina Bukit Unggul, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 23 Juni 2016. TEMPO/Prima Mulia