Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Farouk Muhammad (kiri) dan GKR Hemas (kanan) saat memimpin Sidang Paripurna Luar Biasa di Gedung Nusantara V, Jakarta, 5 Oktober 2016. Paripurna ini beragendakan penyampaian Ihtisar Hasil Pemeriksaan (IHP) semester I tahun 2016 dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh BPK RI. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad (kiri) dan GKR Hemas (kanan) memimpin Rapat Paripurna Luar Biasa terkait kasus dugaan suap yang melibatkan Ketua DPD Irman Gusman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 5 Oktober 2016. Paripurna Luar Biasa DPD memutuskan pemberhentian Irman Gusman sebagai Ketua DPD sesuai putusan Badan Kehormatan (BK). ANTARA/Yudhi Mahatma

Anggota DPD Asri Anas menyampaikan interupsi pada Sidang Paripurna Luar Biasa Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Gedung Nusantara V, Jakarta, 5 Oktober 2016. Paripurna ini juga beragendakan pengambilan keputusan terkait pemberhentian Ketua DPD RI Irman Gusman. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD, AM Fatwa, memaparkan rekomendasi BK terkait kasus dugaan suap yang melibatkan Ketua DPD Irman Gusman dalam Rapat Paripurna Luar Biasa di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 5 Oktober 2016. Irman Gusman diberhentikan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. ANTARA/Yudhi Mahatma

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Farouk Muhammad (kiri) dan GKR Hemas (kanan) mengetuk palu sidang pada Paripurna Luar Biasa di Gedung Nusantara V, Jakarta, 5 Oktober 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Suasana Sidang Paripurna Luar Biasa DPD RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 5 Oktober 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto