Jumat, 21 September 2018

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (tengah) selaku kader PDIP menghadiri pendaftaran bakal calon gubernur Bali, I Wayan Koster (kedua kiri) dan bakal calon wakil gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace (kedua kanan) di KPUD Bali, Denpasar, 8 Januari 2018. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (tengah) selaku kader PDIP menghadiri pendaftaran bakal calon gubernur Bali, I Wayan Koster (kedua kiri) dan bakal calon wakil gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace (kanan) di KPUD Bali, Denpasar, 8 Januari 2018. Koster - Ace diusung oleh PDIP yang didukung lima partai lainnya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bali 2018. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Satuan tugas (Satgas) PDIP menahan massa yang merangsek untuk masuk ke ruang KPUD Bali saat pendaftaran bakal calon gubernur Bali, I Wayan Koster dan bakal calon wakil gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace di Denpasar, 8 Januari 2018. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Satuan tugas (Satgas) PDIP menahan massa yang merangsek untuk masuk ke ruang KPUD Bali saat pendaftaran bakal calon gubernur Bali, I Wayan Koster dan bakal calon wakil gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace di Denpasar, 8 Januari 2018. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Calon Gubernur Bali, I Wayan Koster (kiri) dan Calon Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Artha Ardana Sukawati (2 kanan) memberikan salam saat pendaftaran Pemilihan Kepala Daerah di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bali, Denpasar, Bali, 8 Januari 2018. Kedua pasangan calon tersebut didukung oleh PDIP, PAN, Partai Hanura, PPP, PKB dan PKPI. Johannes P. Christo