Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menunjukkan foto keluarga Dita Upriyanto saat penggerebekan rumah terduga teroris di kawasan Wonorejo Asri, Surabaya, 13 Mei 2018. Keluarga dengan empat anak ini merupakan terduga pelaku peledakan di tiga gereja di Surabaya. ANTARA/Nanda Andrianta

Foto keluarga Dita Upriyanto, terduga pelaku bom di Surabaya pada 13 Mei 2018. Mereka diduga bagian dari Jamaah Ansharud Daulah (JAD) Surabaya. Kepolisian

Sejumlah anggota Polisi melakukan identifikasi terhadap rumah Dita Upriyanto, terduga teroris pengeboman gereja di kawasan Wonorejo Asri, Surabaya, 13 Mei 2018. Densus 88 Mabes Polri melakukan distruptor, penguraian bahan peledak yang diamankan di dalam rumah. ANTARA/M Risyal Hidayat

Terduga teroris Bom Surabaya, Dita Uprianto melakukan aksinya bersama istrinya, Puji Kuswati dan keempat anaknya yaitu: FS, 12 tahun, PR (9), YF (18), dan FH (16). Enam anggota keluarga ini meledakkan bom di tiga gereja dengan lokasi berbeda pada saat bersamaan. ANTARA

Sejumlah sepeda motor hangus terbakar di lokasi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Surabaya, 13 Mei 2018. Ledakan terjadi di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, pada waktu yang hampir bersamaan. ANTARA/Moch Asim