Senin, 19 November 2018

Petenis Jepang, Naomi Osaka mengangkat trofi kemenangan turnamen AS Terbuka, di New York, Sabtu, 8 September 2018. Kemenangan Naomi Osaka dalam turnamen AS Terbuka ini merupakan sejarah baru sekaligus kontroversial saat melawan petenis AS, Serena Williams. AP Photo/Andres Kudacki

Aksi petenis Jepang, Naomi Osaka saat mengembalikan bola ke arah lawannya petenis AS, Serena Williams pada final turnamen AS Terbuka, di New York, Sabtu, 8 September 2018. Petenis berusia 20 tahun itu mencatat sejarah sebagai orang Jepang pertama yang meraih gelar grand slam. AP Photo/Andres Kudacki

Aksi petenis Jepang, Naomi Osaka saat mengembalikan bola ke arah lawannya petenis AS, Serena Williams pada final turnamen AS Terbuka, di New York, Sabtu, 8 September 2018. Partai final itu diwarnai protes dari Serena terkait keputusan wasit Carlos Ramos. AP Photo/Andres Kudacki

Petenis Jepang, Naomi Osaka bersorak saat berhasil meraih angka pada final turnamen AS Terbuka melawan petenis AS, Serena Williams, di New York, Sabtu, 8 September 2018. Protes yang dilayangkan Serena kepada wasit berujung ganjaran penalti satu poin untuk Serena yang cukup menguntungkan bagi perolehan angka Naomi. AP Photo/Andres Kudacki

Aksi petenis AS, Serena Williams bersorak saat berhasil meraih angka pada final turnamen AS Terbuka melawan petenis Jepang, Naomi Osaka, di New York, Sabtu, 8 September 2018. AP Photo/Andres Kudacki

Petenis Jepang, Naomi Osaka berpelukan dengan lawannya petenis AS, Serena Williams di akhir laga final turnamen AS Terbuka melawan , di New York, Sabtu, 8 September 2018. AP Photo/Andres Kudacki