Terdakwa Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah nonaktif, Abdul Latif, mencium istri pertama seusai mengikuti sidang pembacaan amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, 20 September 2018. Abdul Latif, divonis 6 tahun penjara oleh majelis hakim dan diwajibkan membayar denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. TEMPO/Imam Sukamto

Terdakwa Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah nonaktif, Abdul Latif, mencium istri keduanya seusai mengikuti sidang pembacaan amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, 20 September 2018. Abdul Latif terbukti menerima suap Rp. 3,6 miliar terkait proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Damanhuri, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan, Tahun 2017-2018. TEMPO/Imam Sukamto

Terdakwa Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah nonaktif, Abdul Latif, mendapat pelukan dari anggota keluarganya seusai mengikuti sidang pembacaan amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, 20 September 2018. TEMPO/Imam Sukamto

Terdakwa kasus dugaan penerimaan suap proyek pengerjaan RSUD Damanhuri, Abdul Latif (kanan), berbincang dengan kerabatnya usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis 20 September 2018. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Terdakwa kasus dugaan penerimaan suap proyek pengerjaan RSUD Damanhuri, Abdul Latif, berjalan usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis 20 September 2018. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja