Seorang anak Palestina Mohammad An-Najjar, 12 tahun, dievakuasi setelah matanya terkena proyektil saat ikut aksi protes di perbatasan Israel-Gaza, 11 Januari 2019. Salah satu mata Mohammad An-Najjar yang terkena proyektil tidak akan bisa melihat lagi karena terkena retinanya. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Mohammad An-Najjar, 12 tahun, anak yang terluka saat ikut dalam aksi protes memeriksakan matanya di sebuah rumah sakit di Khan Younis, Gaza, 13 Januari 2019. Dokter mengatakan bahwa retinanya rusak dan tidak dapat diperbaiki. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Lamia Abu Harb menemani anaknya Mohammad An-Najjar, 12 tahun, anak yang terluka saat ikut dalam aksi protes saat mendapatkan perawatan di Khan Younis, Gaza, 13 Januari 2019. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Mohammad An-Najjar, 12 tahun, anak yang terluka saat ikut dalam aksi protes melaksanakan salat di rumahnya di Khan Younis, Gaza, 17 Januari 2019. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Mohammad An-Najjar (tengah), anak yang terluka saat ikut dalam aksi protes terhadap Israel, makan bersama keluarganya di rumahnya di Khan Younis, Gaza, 21 Januari 2019. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Mohammad An-Najjar, 12 tahun, anak yang terluka saat ikut dalam aksi protes terhadap Israel dipeluk temannya saat berada di Khan Younis, Gaza, 15 Januari 2019. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa