Ekpresi kesedihan kerabat ketika meninggalkan pusat informasi kecelakaan pesawat Ethiopian Air ET 302, di Bandara Internasional Jomo Kenyatta (JKIA) di Nairobi, Kenya, Ahad, 10 Maret 2019. Sebanyak 149 penumpang dan 8 kru penerbangan dipastikan tidak selamat dari kecelakaan tersebut. REUTERS/Baz Ratner

Kerabat meninggalkan pusat informasi setelah kecelakaan pesawat Ethiopian Air ET 302, di Bandara Internasional Jomo Kenyatta (JKIA) di Nairobi, Kenya, Ahad, 10 Maret 2019. Salah satu penumpang pesawat tersebut adalah seorang perempuan berkewarganegaraan Indonesia. REUTERS/Baz Ratner

Daftar nama penumpang Ethiopian Air ET 302 berdasarkan kewarganegaraan yang dikeluarkan Ethiopian Airlines, Ahad, 10 Maret 2019. CEO Ethiopian Airlines Tewolde Gebremariam mengatakan pesawatnya yang jatuh pada hari ini sama dengan pesawat milik Lion Air yang jatuh pada Oktober tahun 2018 lalu yaitu Boeing 737. (TITO SIANIPAR)

Ekspresi seorang kerabat saat menunggu informasi terbaru dari jatuhnya pesawat Ethiopian Air ET 302, di Bandara Internasional Jomo Kenyatta (JKIA) di Nairobi, Kenya, Ahad, 10 Maret 2019. Tunangan perempuan ini menjadi salah satu penumpang dalam pesawat ini. REUTERS/Baz Ratner

Para jurnalis menunggu konferensi pers mengenai jatuhnya pesawat Ethiopian Air ET 302 di Addis Ababa, Etiopia, Ahad, 10 Maret 2019. Pilot pesawat tersebut sebelumnya sempat mengabarkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan meminta kembali ke Addis Ababa. TITO SIANIPAR

Suasana konferensi pers yang dihadiri CEO Ethiopian Airlines, Tewolde Gebremariam di Addis Ababa, Etiopia, Ahad, 10 Maret 2019. Penyebab jatuhnya pesawat belum diketahui. TITO SIANIPAR