Sejumlah kucing yang telah diangkat organ reproduksinya dalam kegiatan steril 100 ekor kucing liar gratis di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Ahad, 24 November 2019. Populasi kucing yang terus bertambah diiringi angka kekerasan pada hewan yang terus naik di wilayah Jabodetabek menjadi dasar kegiatan steril kucing liar secara rutin untuk mencegah overpopulasi kucing. TEMPO/Charisma Adristy

Dokter hewan melakukan tindakan pengangkatan organ reproduksi dalam kegiatan steril 100 ekor kucing liar gratis di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Ahad, 24 November 2019. Project TNR (Trap-Neuter-Release) merupakan kegiatan menangkap kucing liar untuk disteril atau kebiri dan dilepas kembali ke habitatnya setelah pulih. TEMPO/Charisma Adristy

Sejumlah kucing yang telah diangkat organ reproduksinya kegiatan steril 100 ekor kucing liar gratis di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Ahad, 24 November 2019. Untuk membantu pemerintah mengendalikan populasi kucing liar di Jabodetabek, komunitas penggiat steril menggelar project TNR (Trap-Neuter-Release) bertajuk #ProjectSterilBareng. TEMPO/Charisma Adristy

Ear tip atau tanda telah disteril terlihat di telinga seekor kucing dalam kegiatan steril 100 kucing liar gratis di kawasan Blok M, Jakarta, Ahad, 23 November 2019. Kegiatan sosial ini digerakkan oleh lima komunitas penggiat steril, yang terdiri dari Let's Adopt Indonesia, Rumah Steril, Soulcare.cat, Steril Malabar Bogor, dan SterilDonk!! bersama sejumlah dokter hewan. TEMPO/Charisma Adristy

Relawan mencukur kucing yang akan disteril dalam kegiatan steril 100 ekor kucing liar gratis di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Ahad, 24 November 2019. Acara ini merupakan acara steril ketiga tahun 2019, kegiatan serupa telah dilakukan pada bulan Agustus dan September lalu. TEMPO/Charisma Adristy

Relawan memeriksa kondisi kucing yang baru selesai dioperasi kegiatan steril 100 ekor kucing liar gratis di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Ahad, 24 November 2019. Dana kegiatan ini dikumpulkan melalui situs penggalangan dana Kitabisa.com. TEMPO/Charisma Adristy