Ekspresi sedih orang tua alm. Yusuf kardawi, Endang Yulida (kanan) saat memberikan pengaduan kasus kematian mahasiswa Universitas Halu Oleo di Ruang Pengadilan Komnas HAM, Jakarta, Rabu 11 Desember 2019. Dua mahasiswa universitas di Kendari tersebut tewas saat mengikuti demo menolak RUU KUHP dan revisi UU KPK pada 26 September 2019. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik (kedua kiri) mendengarkan pengaduan keluarga mahasiswa alm. Randi dan alm.Yusuf Kardawi di Komnas HAM, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. Keluarga kedua mahasiswa bersama KontraS dan Amnesty meminta Komnas HAM membantu mengawal kasus pengungkapan kematian korban. Tempo/Ahmad Tri Hawaari

Orang tua alm. Immawan Randi, Wa Nasifra (kanan) dan orang tua alm.Yusuf Kardawi, Endang Yulida (kedua kanan) sedang memberikan keterangan tentang pengaduan kasus kematian anaknya di Ruang Pengadilan Komnas HAM, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. Immawan Randi diketahui meninggal karena tertembak peluru tajam di dadanya, dan Yusuf karena luka parah akibat benda tumpul di bagian kepala. Tempo/Ahmad Tri Hawaari

Ekspresi Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik ketika sedang mendengarkan penjelasan keluarga alm Randi dan Yusuf di Komnas HAM, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. Komnas HAM di beri 2 rekomendasi salah satunya menuntut Presiden RI membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TNGF). Tempo/Ahmad Tri Hawaari

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik (kedua kiri) sedang mendengarkan penjelasan keluarga alm Randi dan Yusuf di Komnas HAM, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. Tempo/Ahmad Tri Hawaari