Prajurit TNI dan Polri membawa kantong jenazah penumpang Heli MI-17 yang hilang di pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang setibanya di bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu, 15 Februari 2020. Petugas gabungan mengevakuasi 12 jenazah yang ditemukan pada Jumat (14/2) setelah menghilang selama 8 bulan. ANTARA/HO/Penerangan Korem 172

Prajurit TNI dan Polri membawa kantong jenazah penumpang Heli MI-17 yang hilang di pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang setibanya di bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu, 15 Februari 2020. Heli MI-17 Penerbad No Reg HA 5138 hilang pada 28 Juni 2019. ANTARA/HO/Penerangan Korem 172

Prajurit TNI dan Polri membawa kantong jenazah penumpang Heli MI-17 yang hilang di pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang setibanya di bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu, 15 Februari 2020. Proses evakuasi jenazah dilaksanakan dengan menerbangkan dua unit heli Penerbad dan satu unit heli PT Intan Angkasa. ANTARA/HO/Penerangan Korem 172

Prajurit TNI dan Polri membawa kantong jenazah penumpang Heli MI-17 yang hilang di pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang setibanya di bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu, 15 Februari 2020. Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal Herman Asaribab mengatakan kecelakaan yang menimpa heli MI-17 milik TNI AD itu murni karena faktor cuaca. ANTARA/HO/Penerangan Korem 172