Kapten Cpn I Kadek Suardiasa, salah satu korban yang tewas dalam kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA 5141, Sabtu, 6 Juni 2020, di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Foto/Istimewa

Kapten Cpn I Kadek Suardiasa, salah satu korban yang tewas dalam kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA 5141, Sabtu, 6 Juni 2020, di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Pria asal Bali ini pernah menjadi penerbang helikopter terbaik Akabri pada 2008. Foto/Istimewa

Kapten Cpn I Kadek Suardiasa, salah satu korban yang tewas dalam kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA 5141, Sabtu, 6 Juni 2020, di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Selain pernah menjadi penerbang terbaik Akabri, I Kadek Suardiasa juga pernah bertugas di wilayah Papua, Poso, dan UN. Foto/Istimewa

Kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA 5141, Sabtu, 6 Juni 2020, di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Helikopter tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah. Foto/Istimewa

Kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA 5141, Sabtu, 6 Juni 2020, di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Jatuhnya Helikopter tersebut menyebabkan 4 orang kru meninggal, sementara 5 lainnya luka-luka. Empat penumpang yang tewas adalah, Kapten Cpn Kadek, Kapten Cpn Fredi, Kapten Cpn Y Hendro (MD), dan Lettu Cpn Wisnu. Adapun korban lain yang menjadi korban saat ini adalah Lettu Cpn Vira Yudha, Praka Nanang, Praka Rofiq, Praka Supriyanto, dan Praka Andi. Foto/Istimewa