Minggu, 20 September 2020

Aksi Genichi Mitsuhashi (kanan) saat mengajar seni bela diri di kediamannya di Iga, Prefektur Mie, Jepang, 30 Juli 2020. Pria berusia 45 tahun itu adalah orang pertama yang memegang gelar sarjana dari program studi ninja. REUTERS/Akira Tomoshige

Aksi Genichi Mitsuhashi (kanan) saat mengajar seni bela diri di kediamannya di Iga, Prefektur Mie, Jepang, 30 Juli 2020. Genichi merupakan ninja di masa kini, ia mendapat gelar sarjana ninja dari Universitas Mie di Jepang. REUTERS/Akira Tomoshige

Aksi Genichi Mitsuhashi saat memotong kayu bakar di kediamannya di Iga, Prefektur Mie, Jepang, 30 Juli 2020. Genichi juga menjadi yang pertama dari tujuh siswa terdaftar yang menyelesaikan program dua tahun studi tentang sejarah ninja, termasuk tradisi, pertempuran dan teknik bertahan hidup, lengkap dengan dua hari kerja lapangan. REUTERS/Akira Tomoshige

Aksi Genichi Mitsuhashi (kanan) saat mengajar seni bela diri di kediamannya di Iga, Prefektur Mie, Jepang, 30 Juli 2020. Ia mengelola sebuah penginapan di Iga, sebuah kota kecil yang secara tradisional dikenal sebagai rumah bagi banyak ninja, sambil mengajar seni bela diri dan ninja di kediamannnya. REUTERS/Akira Tomoshige

Genichi Mitsuhashi memetik sayuran di kebunnya, di Iga, Prefektur Mie, Jepang, 30 Juli 2020. Seperti para ninja di masa lalu, yang muncul dari kaum tani di masa-masa feodal, Genichi menanam sendiri beras dan sayuran. REUTERS/Akira Tomoshige

Aksi Genichi Mitsuhashi, seorang sarjana ninja saat memotong kayu bakar di kediamannya di Iga, Prefektur Mie, Jepang, 30 Juli 2020. REUTERS/Akira Tomoshige