Fanndy (46) menyulap limbah bambu menjadi kerajinan tangan berkelas dan khas menjadi kerajinan kincir air bambu bertema wayang golek berbahan baku bambu yang bernilai ekonomis di Pamulang, Tanggerang Selatan, Banten, Selasa, 8 September 2020. Kincir air dari bambu ini bisa bergerak dengan diiringi alunan bambu serta gemericik air. Tempo/Amston Probel

Fanndy (46) menyulap limbah bambu menjadi kerajinan tangan berkelas dan khas menjadi kerajinan kincir air bambu bertema wayang golek berbahan baku bambu yang bernilai ekonomis di Pamulang, Tanggerang Selatan, Banten, Selasa, 8 September 2020. Kincir air ini disukai karena menghasilkan gemericik air dan suara irama yang unik. Tempo/Amston Probel

Fanndy (46) menyulap limbah bambu menjadi kerajinan tangan berkelas dan khas menjadi kerajinan kincir air bambu bertema wayang golek berbahan baku bambu yang bernilai ekonomis di Pamulang, Tanggerang Selatan, Banten, Selasa, 8 September 2020. Kincir air ini dijual dengan harga yang kecil Rp 350 ribu dan besar Rp 550 ribu. Tempo/Amston Probel

Fanndy (46) menyulap limbah bambu menjadi kerajinan tangan berkelas dan khas menjadi kerajinan kincir air bambu bertema wayang golek berbahan baku bambu yang bernilai ekonomis di Pamulang, Tanggerang Selatan, Banten, Selasa, 8 September 2020. Tempo/Amston Probel

Fanndy (46) menyulap limbah bambu menjadi kerajinan tangan berkelas dan khas menjadi kerajinan kincir air bambu bertema wayang golek berbahan baku bambu yang bernilai ekonomis di Pamulang, Tanggerang Selatan, Banten, Selsa, 8 September 2020. Tempo/Amston Probel

Fanndy (46) menyulap limbah bambu menjadi kerajinan tangan berkelas dan khas menjadi kerajinan kincir air bambu bertema wayang golek berbahan baku bambu yang bernilai ekonomis di Pamulang, Tanggerang Selatan, Banten, Selasa, 8 September 2020. Tempo/Amston Probel