Pekerja UNESCO mengangkut potongan marmer dari dekat 'Hosh al-Bieaa' (alun-alun Gereja) di kota tua Mosul, Irak, 22 Februari 2021. Proses renovasi gereja yang dihancurkan oleh ISIS ini dilakukan oleh pekerja dari berbagai agama. REUTERS/Thaier al-Sudani

Pekerja UNESCO mengangkut potongan marmer dari dekat 'Hosh al-Bieaa' (alun-alun Gereja) di kota tua Mosul, Irak, 22 Februari 2021. Kondisi gereja ini makin parah setelah terdampak serangan udara saat pasukan Irak mengusir ISIS. REUTERS/Thaier al-Sudani

Gambar Bunda Maria terlihat di pintu sebuah gereja di kota tua Mosul, Irak, 22 Februari 2021. Sebelum invasi AS pada 2003, umat Kristen Irak dari berbagai komunitas akan menghadiri kebaktian satu sama lain di festival keagamaan. REUTERS/Thaier al-Sudani

Pekerja UNESCO mengangkut potongan marmer dari dekat 'Hosh al-Bieaa' (alun-alun Gereja) di kota tua Mosul, Irak, 22 Februari 2021. Gereja ini akan menjadi salah satu situs yang dikunjungi oleh Paus Fransiskus. REUTERS/Thaier al-Sudani

Pemandangan beberapa gereja bersejarah di 'Hosh al-Bieaa' (alun-alun Gereja), di Kota Tua Mosul, Irak, 22 Februari 2021. Gereja ini digunakan oleh militan ISIS sebagai penjara dan pengadilan. REUTERS / Thaier al-Sudani

Pemandangan gereja Katolik Suriah al-Tahera yang hancur di Kota Tua Mosul, Irak, 22 Februari 2021. REUTERS/Thaier al-Sudani