Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Semarak Kirab Budaya Peringatan Dewa Obat di Semarang

Warga Tionghoa mengarak patung dewa menuju Pantai Marina, Semarang saat kirab budaya peringatan Dewa Obat Poo Seng Tay Tee, Ahad, 9 Juni 2024. Kirab budaya yang digelar oleh Klenteng Tay Kak Sie merupakan perwujudan sikap toleransi dan saling mendukung antaragama dan antargolongan sehingga menjadikan kota Semarang salah satu dari 10 kota toleransi di Indonesia. TEMPO/Budi Purwanto
Warga Tionghoa mengarak patung dewa menuju Pantai Marina, Semarang saat kirab budaya peringatan Dewa Obat Poo Seng Tay Tee, Ahad, 9 Juni 2024. Kirab budaya yang digelar oleh Klenteng Tay Kak Sie merupakan perwujudan sikap toleransi dan saling mendukung antaragama dan antargolongan sehingga menjadikan kota Semarang salah satu dari 10 kota toleransi di Indonesia. TEMPO/Budi Purwanto

9 Juni 2024 00:00 WIB

Tim sapu jagat berputar sebagai penghormatan kepada kimsin (patung) Dewa Obat Poo Seng Tay Tee di kawasan Pantai Marina, Semarang, Ahad, 9 Juni 2024. Kirab budaya yang digelar oleh Klenteng Tay Kak Sie merupakan perwujudan sikap toleransi dan saling mendukung antaragama dan antargolongan sehingga menjadikan kota Semarang salah satu dari 10 kota toleransi di Indonesia. TEMPO/Budi Purwanto
Tim sapu jagat berputar sebagai penghormatan kepada kimsin (patung) Dewa Obat Poo Seng Tay Tee di kawasan Pantai Marina, Semarang, Ahad, 9 Juni 2024. Kirab budaya yang digelar oleh Klenteng Tay Kak Sie merupakan perwujudan sikap toleransi dan saling mendukung antaragama dan antargolongan sehingga menjadikan kota Semarang salah satu dari 10 kota toleransi di Indonesia. TEMPO/Budi Purwanto

9 Juni 2024 00:00 WIB

Pasukan berkuda Bhe Kun meramaikan kirab budaya peringatan Dewa Obat Poo Seng Tay Tee di kawasan Pantai Marina, Semarang, Ahad, 9 Juni 2024. Kirab budaya yang digelar oleh Klenteng Tay Kak Sie merupakan perwujudan sikap toleransi dan saling mendukung antaragama dan antargolongan sehingga menjadikan kota Semarang salah satu dari 10 kota toleransi di Indonesia. TEMPO/Budi Purwanto
Pasukan berkuda Bhe Kun meramaikan kirab budaya peringatan Dewa Obat Poo Seng Tay Tee di kawasan Pantai Marina, Semarang, Ahad, 9 Juni 2024. Kirab budaya yang digelar oleh Klenteng Tay Kak Sie merupakan perwujudan sikap toleransi dan saling mendukung antaragama dan antargolongan sehingga menjadikan kota Semarang salah satu dari 10 kota toleransi di Indonesia. TEMPO/Budi Purwanto

9 Juni 2024 00:00 WIB

Grup Liong meramaikan kirab budaya peringatan kedatangan Dewa Obat Poo Seng Tay Tee di kawasan Pantai Marina, Semarang, Ahad, 9 Juni 2024. Kirab budaya yang digelar oleh Klenteng Tay Kak Sie merupakan perwujudan sikap toleransi dan saling mendukung antaragama dan antargolongan sehingga menjadikan kota Semarang salah satu dari 10 kota toleransi di Indonesia. TEMPO/Budi Purwanto
Grup Liong meramaikan kirab budaya peringatan kedatangan Dewa Obat Poo Seng Tay Tee di kawasan Pantai Marina, Semarang, Ahad, 9 Juni 2024. Kirab budaya yang digelar oleh Klenteng Tay Kak Sie merupakan perwujudan sikap toleransi dan saling mendukung antaragama dan antargolongan sehingga menjadikan kota Semarang salah satu dari 10 kota toleransi di Indonesia. TEMPO/Budi Purwanto

9 Juni 2024 00:00 WIB