Alat musik Cina Tehyan hasil buatan pengrajin Oen Linjang di kawasan Neglasari, Tangerang, Banten, (23/1). Menjelang imlek, alat musik tersebut banyak dipesan warga keturunan Tonghoa dari berbagai daerah dan dijual dengan harga Rp 300.000. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Seorang pengrajin, Oen Linjang sedang membuat alat musik Tehyan di kawasan Neglasari, Tangerang, Banten, (23/1). Menjelang imlek Alat musik tersebut banyak dipesan warga keturunan Tonghoa dari berbagai daerah. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Rumah produksi alat musik Cina, Tehyan yang dikerjakan oleh seorang pengrajin di kawasan Neglasari, Tangerang, Banten, (23/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Seorang pengrajin, Oen Linjang memberikan senar saat membuat alat musik Tehyan di kawasan Neglasari, Tangerang, Banten, (23/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

ALat musik Cina, Tehyan ini terbuat dari bahan batok kelapa dan kayu saat sedang dibuat oleh Oen Linjang di kawasan Neglasari, Tangerang, Banten, (23/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Seorang pengrajin akat musik, Oen Linjang sedang memahat kayu yang akan dijadikan alat musik Cina Tehyan di kawasan Neglasari, Tangerang, Banten, (23/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat