Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, melihat puing ekor pesawat AirAsia di gudang penyimpanan sementara di pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Kalteng, 13 Januari 2015. Kedatangan Jonan untuk melihat secara langsung puing ekor pesawat AirAsia QZ8501 yang mengalami kecelakaan pada 28 Desember 2014 yang mengakibatkan 162 korban jiwa. TEMPO/Eko Siswono Toyudo

Menteri Perhubungan Ignatius Jonan (tengah) melihat puing ekor pesawat AirAsia, di gudang penyimpanan sementara di pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Kalteng, 13 Januari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudo

Menteri Perhubungan Ignatius Jonan (kiri) melihat puing ekor pesawat AirAsia, di gudang penyimpanan sementara di pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Kalteng, 13 Januari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudo

Menteri Perhubungan Ignatius Jonan (tengah) didampingi Direktur Operasional Basarnas, Marsekal Pertama SB Supriyadi (2kiri) tiba untuk mengecek ekor pesawat AirAsia di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, 13 Januari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Menteri Perhubungan Ignatius Jonan (kanan) tiba untuk mengecek ekor pesawat AirAsia di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, 13 Januari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Menteri Perhubungan Ignatius Jonan (tengah) berjalan diatas kapal Negara Altair untuk mengecek kondisi ekor pesawat AirAsia di pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Kalteng, 13 Januari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho