Pekerja tambang batu kapur berjalan melalui debu yang berasal dari mesin pemotongan batu di Gurun Minya, Mesir Selatan, 18 Maret 2015. Kawasan karst merupakan kawasan yang rentan akan kerusakan lingkungan. AP/Mosa'ab Elshamy

Pekerja tambang menggunakan mesin baling-baling tajam, memotong batu kapur di Gurun Minya, Mesir Selatan, 18 Maret 2015. Pekerjaan tambang dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang paling berbahaya dan mematikan di negara itu, membawa risiko tinggi amputasi, berbagai penyakit pernapasan, dan kulit. AP/Mosa'ab Elshamy

Para pekerja tambang menghangatkan diri di sekitar api unggun saat mereka menunggu untuk bekerja setelah fajar di desa Shurafa, Minya, Mesir Selatan, 18 Maret 2015. Kawasan karst di Mesir secara fisik merupakan kawasan yang kering dan sulit untuk ditanami. Penambangan kapur menjadi alternatif perekonomian untuk penduduk. AP/Mosa'ab Elshamy

Seorang pekerja anak tersenyum saat istirahat minum teh di tambang kapur gurun Minya, Mesir Selatan, 18 Maret 2015. Beberapa anak-anak berumur 10 tahun bekerja di tambang untuk membantu keluarga mereka, risiko cedera dan kematian menghantui hari-hari mereka. AP/Mosa'ab Elshamy

Susunan batu bata kapur yang baru dipotong di sebuah tambang di gurun Minya, Mesir Selatan, 18 Maret 2015. Sumber daya kapur yang cukup melimpah di Mesir menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk memanfaatkannya melalui kegiatan pertambangan. AP/Mosa'ab Elshamy

Potret pekerja tambang kapur, dari kiri: Agayeb Bushra (35), Kirollos Aziz Bushra (27) Samuel Fahim (17) dan Ayman Kamel (18) di tempat kerjanya di gurun Minya, Mesir Selatan, 18 Maret 2015. AP/Mosa'ab Elshamy