Wisatawan berjalan menuju Kawah Ratu di jalur pendakian Pasir Reungit, Bogor, 19 April 2015. Kawah Ratu dapat dijadikan wisata alternatif pendakian dengan waktu tempuh selama 2 jam melewati medan yang landai. TEMPO/Frannoto

Wisatawan berjalan di kawasan Kawah Mati sebelum memasuki Kawah Ratu di jalur pendakian Pasir Reungit, Bogor, 19 April 2015. TEMPO/Frannoto

Sungai kecil dari aliran Kawah Ratu yang berada di jalur pendakian Pasir Reungit, Bogor, 19 April 2015. Air di sungai ini mengandung belerang sehingga tidak dapat diminum. TEMPO/Frannoto

Wisatawan menikmati keindahan Kawah Ratu di jalur pendakian Pasir Reungit, Bogor, 19 April 2015. Kawah Ratu berada di ketinggian 900 mdpl. TEMPO/Frannoto

Pemandangan Kawah Ratu di jalur pendakian Pasir Reungit, Bogor, 19 April 2015. Kawah Ratu berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Jalur pendakian umumnya basah dan bahkan harus melintasi sungai kecil. TEMPO/Frannoto

Pohon mati di tengah Kawah Ratu yang berada di jalur pendakian Pasir Reungit, Bogor, 19 April 2015. Kawah termuda di Gunung Salak ini berada di ketinggian 900 mdpl. TEMPO/Frannoto