Puluhan Perempuan dalam Solidaritas Perempuan Indonesia melakukan aksi dalam memperingati hari Ibu di depan Istana Negara, Jakarta, 22 Desember 2015. Solidaritas Perempuan menyerukan perlunya perlindungan negara untuk menghadapi pasar bebas. TEMPO/Amston Probel

Puluhan Perempuan yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan Indonesia membawa kentongan dalam aksi untuk memperingati hari Ibu di depan Istana Negara, Jakarta, 22 Desember 2015. Menurut aksi ini kedaulatan perempuan harus diperjuangkan dalam menghadapi pasar bebas.TEMPO/Amston Probel

Kelompok Solidaritas Perempuan Indonesia membawa poster Tolak MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) dalam aksi memperingati hari Ibu di depan Istana Negara, Jakarta, 22 Desember 2015. Kebijakan MEA yang akan diberlakukan pada akhir 2015 membuat persaingan tenaga kerja semakin ketat. TEMPO/Amston Probel

Sejumlah wanita melakukan aksi teatrikal saat unjuk rasa memperingati Hari Pergerakan Perempuan Indonesia di Jakarta, 22 Desember 2015. Mereka menyatakan penolakan terhadap Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Sejumlah wanita melakukan aksi teatrikal saat unjuk rasa menolak MEA dalam memperingati Hari Pergerakan Perempuan Indonesia di Jakarta, 22 Desember 2015. Demo ini digelar bersamaan dengan peringatan Hari Ibu. TEMPO/Amston Probel

Puluhan Perempuan dari Solidaritas Perempuan Indonesia melakukan aksi dalam memperingati hari Ibu di depan Istana Negara, Jakarta, 22 Desember 2015. TEMPO/Amston Probel