Pemimpin Redaksi Harian Sore Sinar Harapan, Rikando Somba (tengah) bersama tim redaksi meluapkan emosi usai menyelesaian layout edisi terakhir Harian Sore Sinar Harapan di Redaksi Harian Sore Sinar Harapan, Jakarta, 31 Desember 2015. Harian Sore Sinar Harapan berkali-kali dibredel oleh penguasa karena pemberitaannya. ANTARA/Wahyu Putro A

Artikel perpisahan dari redaksi Sinar Harapan yang dimuat di situs berita sinarharapan.co, 31 Desember 2015. www.sinarharapan.co

Tanda tangan Pemimpin Redaksi Rikando Somba dibubuhkan pada halaman utama Harian Sore Sinar Harapan usai menyelesaikan edisi terakhir di Redaksi Harian Sore Sinar Harapan, Jakarta, 31 Desember 2015. Harian Sore Sinar Harapan berhenti terbit setelah kehilangan pengiklan dan tak bisa mencari investor baru. ANTARA/Wahyu Putro A

Tim Redaksi menyelesaian layout edisi terakhir Harian Sore Sinar Harapan di Redaksi Harian Sore Sinar Harapan, Jakarta, 31 Desember 2015. Harian Sore Sinar Harapan terbit perdana 27 April 1961. ANTARA/Wahyu Putro A

Tim redaksi menyelesaian layout edisi terakhir Harian Sore Sinar Harapan di Redaksi Harian Sore Sinar Harapan, Jakarta, 31 Desember 2015. Harian Sore Sinar Harapan akan berhenti terbit dalam bentuk cetak ataupun online mulai 1 Januari 2016. ANTARA/Wahyu Putro A