Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada puncak Hari Pers Nasional 2017 di Ambon, Maluku, 9 Februari 2017. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo berharap media arus utama bisa meluruskan pemberitaan yang "bengkok", terkait maraknya berita palsu atau hoax. ANTARA/Embong Salampessy

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ketua PWI Pusat Margiono (kedua kanan), Ketua Dewan Pers Yoseph Adhi Prasetyo (kedua kiri), Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (kanan), dan Gubernur Maluku Said Assagaff (kiri), memukul tifa sebagai tanda peresmian puncak Hari Pers Nasional 2017 di Ambon, Maluku, 9 Februari 2017. ANTARA/Embong Salampessy

Sejumlah wartawan menabur bunga di Makam Raden Mas Panji Sosrokartono saat memperingati Hari Pers Nasional (HPN) di Makam Sedo Mukti, Kaliputu, Kudus, 9 Februari 2017. Sosrokartono merupakan kakak dari RA Kartini, menjadi wartawan pertama Indonesia pada era Perang Dunia I dan pada zaman penjajahan Belanda. ANTARA/Yusuf Nugroho

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho (keempat kanan) berbincang bersama sejumlah jurnalis, ketika mengunjungi Warkop Jurnalis, di Medan, Sumatera Utara, 9 Februari 2017. Kunjungan Kapolrestabes tersebut dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2017. ANTARA/Irsan Mulyadi

Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar aksi di Blitar, Jawa Timur, 9 Februari 2017. Dalam peringatan Hari Pers Nasional mereka menuntut pemerintah segera memblokir sejumlah situs penyebar berita "hoax". ANTARA/Irfan Anshori