Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kanan) bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebelum mengikuti rapat koordinasi di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, 18 April 2016. TEMPO/Imam Sukamto

Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kanan) bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebelum mengikuti rapat koordinasi di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, 18 April 2016. Menurut Rizal, program ini akan ditunda hingga komite gabungan yang baru saja dibentuk selesai membahas semua aturan dalam proyek reklamasi. TEMPO/Imam Sukamto

Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli (kanan) bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berbincang sebelum menggelar rapat koordinasi di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, 18 April 2016. Penundaan proyek reklamasi Teluk Jakarta lantaran saat ini terdapat aturan yang masih perlu dibahas kembali. TEMPO/Imam Sukamto

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tiba untuk mengikuti rapat koordinasi di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, 18 April 2016. Polemik reklamasi Teluk Jakarta ini mencuat setelah terbongkarnya kongkalingkong antara Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi dengan salah satu pengembang, pelaksana reklamasi PT. Agung Podomoro Land (APL). TEMPO/Imam Sukamto

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tiba untuk mengikuti rapat koordinasi di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, 18 April 2016. Hasil rapat tersebut menyatakan bahwa ketiganya setuju menghentikan sementara (moratorium) pembangunan proyek reklamasi Teluk Jakarta. TEMPO/Imam Sukamto

Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebelum mengikuti rapat koordinasi di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, 18 April 2016. Rapat tersebut membahas rencana kelanjutan ijin program reklamasi di Teluk Jakarta.TEMPO/Imam Sukamto