Jenazah terpidana mati Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane , disemayamkan di rumah duka RS Saint Carolus, Jakarta, 29 Juli 2016. Cajetan merupakan salah satu terpidana mati asal Nigeria. TEMPO/Imam Sukamto

Ambulans yang membawa jenazah Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane, tiba di rumah duka RS Saint Carolus, Jakarta, 29 Juli 2016. Cajetan divonis mati setelah diputus bersalah memiliki dan mengedarkan heroin seberat 2,4 kg. TEMPO/Imam Sukamto

Keluarga berdiri disamping Jenazah terpidana mati Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane yang disemayamkan di rumah duka RS Saint Carolus, Jakarta, 29 Juli 2016. Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane diputuskan bersalah di PN Jakarta Selatan. TEMPO/Imam Sukamto

Sejumlah petugas kepolisian berjaga disamping Jenazah terpidana mati Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane, disemayamkan di rumah duka RS Saint Carolus, Jakarta, 29 Juli 2016. TEMPO/Imam Sukamto

Mobil ambulans yang membawa jenazah terpidana mati, meninggalkan dermaga penyeberangan Wijayapura, Cilacap, Jateng, 29 Juli 2016. Kejaksaan Agung telah melakukan eksekusi mati terhadap 4 terpidana mati kasus narkoba pada Jumat dinihari pukul 00.45 WIB. ANTARA/Idhad Zakaria