Seorang imigran asal Aljazair berada di dalam gerbong kereta api yang tidak digunakan lagi di Thessaloniki, Yunani, 5 April 2017. REUTERS/Alexandros Avramidis

Habib (22), imigran asal Aljazair duduk didalam kereta yang tidak digunakan lagi dan dijadikan tempat tinggalnya di Thessaloniki, Yunani, 6 April 2017. Habib tiba di Yunani setelah bersembunyi dalam truk yang melintas ke Athena. REUTERS/Alexandros Avramidis

Habib (22), imigran asal Aljazair duduk didalam kereta yang tidak digunakan lagi dan dijadikan tempat tinggalnya di Thessaloniki, Yunani, 6 April 2017. Habib tiba di Yunani setelah bersembunyi dalam truk yang melintas ke Athena. REUTERS/Alexandros Avramidis

Sejumlah imigran asal Aljazair berlari menuju kereta barang yang akan melintasi perbatasan Yunani-Macedonia di Thessaloniki, Yunani, 7 April 2017. Lebih dari satu juta pengungsi dan imigran tiba di Eropa pada 2015 untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi. REUTERS/Alexandros Avramidis

Sejumlah imigran asal Aljazair melompat ke sambungan kereta barang yang akan melintasi perbatasan Yunani-Macedonia di Thessaloniki, Yunani, 7 April 2017. Para imigran terus mencoba melintasi perbatasan Yunani untuk mencari tempat tinggal yang lebih baik. REUTERS/Alexandros Avramidis

Sejumlah imigran asal Aljazair berada diantara gerbong kereta api barang untuk melintasi perbatasan Yunani-Macedonia di Thessaloniki, Yunani, 6 April 2017. Kebanyakan imigran asal Maroko, Tunisia dan Aljazair yang berada Yunani tinggal di gerbong kereta tua. REUTERS/Alexandros Avramidis