Karangan bunga dengan kalimat jenaka untuk Gubernur DKI Jakarta, Ahok di Balai Kota DKI, 27 April 2017. Sejumlah karangan bunga menampilkan ucapan jenaka. TEMPO/Friski Riana

Karangan bunga untuk Ahok, Gubernur DKI Jakarta, dengan karakter Nemo di Balai Kota DKI, 27 April 2017. Lebih dari 1000 karangan bunga berdatangan pasca hasil Pilkada DKI Jakarta 2017. TEMPO/Friski Riana

Karangan bunga untuk Ahok dengan kalimat jenaka, terpasang di Balai Kota DKI, 27 April 2017. Selain karangan bunga, warga juga masih berduyun-dutun datang ke balai kota untuk menemui Gubernur DKI, Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Friski Riana

Karangan bunga untuk Ahok-Djarot yang hampir selesai dirangkai di Pasar Bunga Rawa Belong, 27 April 2017. Selain ucapan kalimat jenaka, nama pengirim bunga kadang-kadang disamarkan. Tempo/Rezki Alvionitasari.

Salah satu karangan bunga untuk Ahok-Djarot dengan pantun yang unik di Balai Kota DKI Jakarta, 27 April 2017. TEMPO/Maria Fransisca (magang)

Karangan bunga untuk Ahok yang mengatasnamakan FKG UI 2008 yang gagal move on di halaman Balai Kota DKI, 26 April 2017. TEMPO/Friski Riana