Senin, 10 Desember 2018

Suasana Pantai Sombano di Kaledupa, Wakatobi, Sulawesi Tenggara,19 September 2017. Pulau Kaledupa diambil dari 'Kauhedupa' yang berarti kayu dupa, memiliki lingkungan yang lebih tenang dan seluruh pulau lebih hijau dibandingkan dengan pulau yang lain di Wakatobi. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Foto aerial hutan mangrove yang berbatasan dengan ladang warga di Kaledupa, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 20 Septemebr 2017. Pulau Kaledupa dikelilingi dengan pohon-pohon hutan mangrove dan kelapa di sepanjang pantai. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Warga memasuki hutan mangrove di Kaledupa, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 20 September 2017. Warga Kaledupa memiliki kesadaran yang cukup tinggi untuk menjaga lingkungannya yang memang didominasi kekayaan alam bahari. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Terumbu karang di Pulau Hoga, Kaledupa, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 6 Januari 2017. Kehidupan bawah laut di Kaledupa merupakan salah satu yang terlengkap. Sebut saja Pulau Hoga yang memiliki 750 spesies koral dari sekitar 850 koral yang ada di dunia. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Warga menyeret perahu di saat senja di Pulau Hoga, Kaledupa, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 16 September 2017. Taman Nasional Wakatobi gencar mengampanyekan zona perlindungan bahari, yang tujuannya untuk perlindungan ekosistem. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Warga bersantai di Pantai Sombano, Kaledupa, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 19 September 2017. Warga Kaledupa sadar bahwa dengan ikut menjadi aktivis konservasi lingkungan sama dengan menjaga keberlangsungan kehidupan mereka sendiri. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean