Kamis, 22 Februari 2018

Suasana peluncuran Roket Souyz-2 dari kosmodrom Vostochny Rusia yang baru, di dekat kota Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia, 28 November 2017. Roket tersebut meluncur dengan membawa satelit Meteor-M dan 18 satelit kecil tambahan untuk memantau keadaan cuaca dan lapisan ozon. REUTERS/Stringer

Roket ruang angkasa Souyz-2 saat diluncurkan dari kosmodrom Vostochny Rusia yang baru, di dekat kota Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia, 28 November 2017. Peluncuran tersebut untuk menjalani misi pemantauan keadaan cuaca dan lapisan ozon di atmosfer selama lima tahun. REUTERS/Stringer

Suasana peluncuran Roket Souyz-2 dari kosmodrom Vostochny Rusia yang baru, di dekat kota Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia, 28 November 2017. AP Photo

Roket Souyz-2 pembawa satelit Meteor-M dan 18 satelit kecil tambahan dari kosmodrom Vostochny Rusia yang baru, di dekat kota Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia, 28 November 2017. REUTERS

Roket Souyz-2 pembawa satelit Meteor-M dan 18 satelit kecil tambahan dari kosmodrom Vostochny Rusia yang baru, di dekat kota Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia, 28 November 2017. AP Photo

Suasana peluncuran Roket Souyz-2 dari kosmodrom Vostochny Rusia yang baru, di dekat kota Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia, 28 November 2017. AP Photo