Senin, 10 Desember 2018

Pesawat tempur Angkatan Udara Inggris, Tornado GR4, membawa dua rudal jelajah Storm Shadow (di bawah badan pesawat) untuk menyerang target pembuatan senjata kimia di Homs, suriah, 14 April 2018. Inggris menembakan delapan rudal Storm Shadow dalam penyerangan ini. Cpl L Matthews/AP

Pesawat tempur Tornado GR4 bersiap menyerang target senjata kimia Suriah dengan rudal jelajah Storm Shadow, 14 April 2018. Rudal jelajah udara ke permukaan buatan MBDA Systems ini memiliki jangkauan 250 kilometer. Cpl L Matthews/MoD via AP

Rudal jelajah Storm Shadow, Prancis menamakannya SCALP, dapat ditembakan dalam segala cuaca dan dirancang untuk menghancurkan target diam yang bernilai tinggi, seperti pangkalan udara, fasilitas radar, fasilitas komunikasi, pelabuhan, dan target lainnya. ukdefencejournal.org.uk

Kapal perang Prancis, FREMM Aquitaine, menembakan rudal jelajah MdCN, varian dari rudal Storm Shadow atau SCALP. Prancis menembakan sembilan rudal jelajah MdCN atau SCALP Naval untuk menghancurkan situs senjata kimi Suriah, pada 14 April 2018. naval.com.br

Rudal jelajah SCALP Naval atau MdCN dirancang sesuai permintaan Angkatan Laut Prancis untuk menyerang target di darat, seperti infrasturktur militer dan ekonomi. Rudal ini mampu menghancurkan target sejauh 250 kilometer. meretmarine.com

Rudal Jelajah Storm Shadow atau SCALP merupakan rudal presisi. Rudal ini memiliki sistem pemandu inertial navigation (INS), global positioning system (GPS), dan Navigasi Referensi Daratan. rudal MdCN mengunakan pemandu inertial measurement unit (IMU), altimeter, dan GPS. Rudal jelajah ini dapat terbang rendah mengikuti kontur bumi untuk menghindari radar. technowars.defence.ru