Selasa, 22 Mei 2018

Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan selama mengikuti aksi protes di Istanbul, Turki, 15 Mei 2018. Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Istanbul untuk memprotes keputusan AS yang merelokasi kedutaannya ke Yerusalem dan mengecam atas tewasnya 58 warga Palestina oleh pasukan Israel di perbatasan Gaza. (AP Photo/Emrah Gurel)

Para pengunjuk rasa menggelar salah berjamaah guna mendoaakn warga Palestina, di dekat konsulat Israel di Istanbul, Turki, 15 Mei 2018. Tewasnya puluhan warga Palestina oleh tentara Israel, pemerintah Turki menetapkan tiga hari masa berkabung sebagai solidaritas untuk warga Palestina. (AP Photo/Emrah Gurel)

Para pengunjuk rasa, memegang spanduk selama demonstrasi di dekat konsulat Israel di Istanbul, Turki, 15 Mei 2018. Plakat dibiarkan berbunyi dalam bahasa Turki: "Bahkan jika dunia bisu, kita tidak akan diam." (AP Photo/Emrah Gurel)

Pengunjuk tasa menggelar aksinya di Diyarbakir, Turki 15 Mei 2018. Tewasnya puluhan warga Palestina oleh tentara Israel di perbatasan Gaza, saat warga Palestina memprotes pembukaan Kedubes AS di Yerusalem. REUTERS/Sertac Kayar

Para pengunjuk rasa, beberapa memegang bendera Palestina, melantunkan slogan selama demonstrasi di dekat konsulat Israel di Istanbul, Turki, 15 Mei 2018. Plakat yang tersisa berbunyi dalam bahasa Turki: "Bahkan jika dunia bisu, kita tidak akan diam", dan 'Kami di sini untuk melindungi tanggung jawab kami.' (AP Photo/Emrah Gurel)

Demonstran pro-Palestina berkumpul di depan Kedutaan Beasar Amerika Serikat di Ankara, Turki, 15 Mei 2018. Mereka memprotes atas pembukaan Kedubes AS di Yerusalem. REUTERS/Stringer