Chen Guozhi, 85 tahun, dan istrinya, Chen Suzhen, 82 tahun, berpose saat acara pemotretan untuk membuat ulang foto pernikahan bagi pasangan yang telah menikah lebih dari 50 tahun di Tianjin, Cina, 16 Agustus 2018. Acara ini diselenggarakan sebelum Festival Qixi atau juga dikenal sebagai hari Valentine orang Tionghoa. REUTERS/Tingshu Wang

Seorang sukarelawan membantu Chen Suzhen, 82 tahun, dan suaminya, Chen Guozhi, 85 tahun, saat akan melakukan pemotretan untuk membuat ulang foto pernikahan bagi pasangan yang telah menikah lebih dari 50 tahun di Tianjin, Cina, 16 Agustus 2018. Acara ini diselenggarakan sebelum Festival Qixi atau juga dikenal sebagai hari Valentine orang Tionghoa. REUTERS/Tingshu Wang

Liu Ruihua, 77 tahun, dan suaminya, Gao Shaoshan, 80 tahun, memegang boneka beruang saat pemotretan untuk membuat ulang foto pernikahan bagi pasangan yang telah menikah lebih dari 50 tahun di Tianjin, Cina, 16 Agustus 2018. Acara ini diselenggarakan sebelum Festival Qixi atau juga dikenal sebagai hari Valentine orang Tionghoa. REUTERS/Tingshu Wang

Sejumlah lansia bersiap menjalani sesi pemotretan untuk membuat ulang foto pernikahan bagi pasangan yang telah menikah lebih dari 50 tahun di Tianjin, Cina, 16 Agustus 2018. Acara ini diselenggarakan sebelum Festival Qixi atau dikenal sebagai hari Valentine orang Tionghoa. REUTERS/Tingshu Wang

Tiga pasang lansia menjalani sesi pemotretan untuk membuat ulang foto pernikahan bagi pasangan yang telah menikah lebih dari 50 tahun di Tianjin, Cina, 16 Agustus 2018. Acara ini diselenggarakan sebelum Festival Qixi atau juga dikenal sebagai hari Valentine orang Tionghoa. REUTERS/Tingshu Wang

Chen Suzhen (tengah), 82 tahun, dibantu sukarelawan menggunakan gaun pengantin sebelum pemotretan untuk membuat ulang foto pernikahan bagi pasangan yang telah menikah lebih dari 50 tahun di Tianjin, Cina, 16 Agustus 2018. Acara ini diselenggarakan sebelum Festival Qixi atau juga dikenal sebagai hari Valentine orang Tionghoa. REUTERS/Tingshu Wang