Sana Ibrahim al-Taee, 64 tahun, seorang wanita Irak bersama cucunya dari kelima anaknya yang tewas akibat berperang dengan militan ISIS di Mosul, Irak, 30 Juli 2018. Al-Taee kini merawat 22 cucunya dirumahnya setelah orang tuanya tewas saat berperang melawan ISIS. REUTERS/Ari Jalal

Sana Ibrahim al-Taee, 64 tahun, seorang wanita Irak memberikan baju pada cucunya dari kelima anaknya yang tewas akibat berperang dengan militan ISIS di Mosul, Irak, 30 Juli 2018. Al-Taee, berharap mendapatkan dana pensiun anaknya yang tewas akibat pertempuran. REUTERS/Ari Jalal

Sana Ibrahim al-Taee, 64 tahun, seorang wanita Irak bermain bersama cucunya dari kelima anaknya yang tewas akibat berperang dengan militan ISIS di Mosul, Irak, 30 Juli 2018. REUTERS/Ari Jalal

Sana Ibrahim al-Taee, 64 tahun, seorang wanita Irak ditemani salah satu cucunya dari kelima anaknya yang tewas akibat berperang dengan militan ISIS saat memasak dirumahnya di Mosul, Irak, 30 Juli 2018. REUTERS/Ari Jalal

Sana Ibrahim al-Taee, 64 tahun, seorang wanita Irak bersama dengan cucunya dari kelima anaknya yang tewas akibat berperang dengan militan ISIS di Mosul, Irak, 30 Juli 2018. REUTERS/Ari Jalal

Sana Ibrahim al-Taee, 64 tahun, seorang wanita Irak bersama dengan suaminya dan cucunya dari kelima anaknya yang tewas akibat berperang dengan militan ISIS di Mosul, Irak, 30 Juli 2018. REUTERS/Ari Jalal