Senin, 19 November 2018

Seorang guru menjajal berjalan dengan menggunakan tongkat karya siswanya, di Kairo, Mesir, Selasa, 4 September 2018. Siswa sekolah teknologi informasi di Kairo merancang tongkat navigasi untuk para penyandang tunanetra. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Siswa sekolah teknologi informasi menguji tongkat navigasi, di Kairo, Mesir, Selasa, 4 September 2018. Tongkat canggih ini memungkinkan para tunanetra untuk menemukan jalan dengan mudah melalui sistem navigasi. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Siswa sekolah teknologi informasi menguji tongkat navigasi didampingi gurunya, di Kairo, Mesir, Selasa, 4 September 2018. Tongkat ini dilengkapi dengan sistem pengisian daya bertenaga surya. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Siswa sekolah teknologi informasi menguji sistem pengisian daya bertenaga surya pada tongkat navigasi, di Kairo, Mesir, Selasa, 4 September 2018. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Siswa sekolah teknologi informasi bersiap menguji tongkat navigasi kepada gurunya sebagai model, di Kairo, Mesir, Selasa, 4 September 2018. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Seorang guru sebagai model, menjajal berjalan dengan menggunakan tongkat navigasi untuk penyandang tunanetra karya siswanya, di Kairo, Mesir, Selasa, 4 September 2018. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany