Pedagang menggelar lapak dagangannya di trotoar Jalan Jatibaru Raya di bawah Skybridge Tanah Abang, Jakarta, Sabtu 29 Desember 2018. Sejumlah pedagang tetap bertahan meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang mereka berjualan di trotoar sejak Skybridge Tanah Abang diresmikan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Suasana pedagang di Skybridge Tanah Abang (kiri) dan di bawahnya atau tepatnya di Jalan Jatibaru Raya di bawah Sky Bridge Tanah Abang, Jakarta, Sabtu 29 Desember 2018. Para pedagang yang berjualan di trotoar itu berharap Pemprov tidak menggusur mereka secara mendadak sampai mereka menemukan tempat berjualan baru di sekitar Stasiun Tanah Abang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Penduduk melintasi Skybridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya di bawah Sky Bridge Tanah Abang, Jakarta, Sabtu 29 Desember 2018. Menurut Gubernur Anies Baswedan Skybridge Tanah Abang akan menampung 446 pedagang yang sebelumnya menempati tenda-tenda di sepanjang Jalan Jatibaru Raya. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Suasana trotoar Jalan Jatibaru Raya yang penuh dengan lapak pedagang, Jakarta, Sabtu 29 Desember 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Suasana trotoar Jalan Jatibaru Raya yang penuh dengan lapak pedagang, Jakarta, Sabtu 29 Desember 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Suasana trotoar Jalan Jatibaru Raya yang penuh dengan lapak pedagang, Jakarta, Sabtu 29 Desember 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W