Brenton Tarrant, pelaku penembakan dua masjid New Zealand berada di Pengadilam Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019. Tarrant dikenai dakwaan pembunuhan setelah melakukan serangan teror terhadap jamaah salat Jumat, yang menewaskan 49 orang dan melukai 48 orang lainnya. Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERS

Brenton Tarrant, pelaku penembakan dua masjid New Zealand, berada di Pengadilam Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019. Tarrant, yang berkebangsaan Australia, menyerang dua masjid di Kota Christchurch. Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERS

Brenton Tarrant, pelaku penembakan dua masjid New Zealand, berada di Pengadilam Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019. Tarrant menyerang masjid Al Noor lalu berlanjut ke masjid Linwood, yang terletak dtidak jauh. Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERS

Brenton Tarrant, pelaku penembakan dua masjid New Zealand, berada di Pengadilam Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019. Tarrant membawa lima senjata termasuk senapan dan bom. Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERS

Brenton Tarrant, pelaku penembakan dua masjid New Zealand, berada di Pengadilam Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019. Tarrant menembak mati 41 orang di masjid Al Noor dan 7 orang di masjid Linwood. Mark Mitchell/New Zealand Herald/Pool via REUTERS